![]() |
| Faisal Firmansyah, Analisis PLN Dekai Yahukimo |
“ Masyarakat tau, kalau sewa longboat dari dermaga
logbon ke suator itu Rp. 20 juta hanya untuk mendapatkan 5 ton. Jadi rekanan
kami juga batas kemampuan, sebab rekanan kami MU dengan pemdah yahukimo hanya
jasa perantaran dari PLN Timika sampai PLN Yahukimo “ Jelasnya
Lanjutnya, menurut atsan PLN bahwa kondisi sekarang
ini forsmair sehingga masyarakat juga bisa mengerti kondisi sekarang ini. Sebab
kondisi sekarang tidak seperti palu dan donggala. Kondisi internal, jika kapal
buru-buru berangkat dari timika menuju dekai kapasitas tangki timbunya belum
siap dan jika terlambat datang maka pihak PLN kewalahan untuk menampung.
Sementara itu, disaat yang sama juga ada MU Bupati dan pihak PLN menyangkut
penyelesaian sengketa lahan yang belum diselesaikan.
“ Seandainya mu itu sudah direlesasikan oleh pemdah
yahukimo, maka itu memperlancar pihak PLN untuk melayani masyarakat 24 jam “ Ungkapnya
Setelah kendala ini disampaikan kepada pihak bupati,
bupti dengan dalam keadaan darurat, bupati intruksikan ke pihak Disperidagkop
bidang kelistrikan dan dengan jangka
waktu yang singkat bergerak ke kampung Kerikil dan pihak disperindagkop dengan
teknis menyewah longboat milik Cahaya Yahukimo untuk melakukan langsir dan
semenjak tanggal 24 oktober sudah menyala 24 jam.
Faisal juga menghimbau bahwa, masyarakat yahukimo
jangan kaget sebab kejadian seperti ini (Pemadaman Bergilir) akan terulang
kembali pada akhir bulan November dan bulan desember.
Sumber : nokenwene.com


0 Comments