Para peserta Bimtek saat menerima materi (Foto : Rein Kobak)

Dekai,nirenangge--- Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU)  Nop Goliat Dekai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Observasi Meteorologi kepada para petugas pengelola lapangan terbang pada Selasa,(08/11/2022) di Aula Bandar Udara Nop Goliat Dekai Yahukimo Papua.

 Kepala UPBU  Nop Goliat Dekai, Setyani Mahendra menjelaskan, tujuan kegiatan Bimtek yakni  untuk meningkatkan kualitas  kinerja petugas lapter dalam pengamatan cuaca udara,  dan dididik untuk mampu berkomunikasi dalam memberikan laporan, serta pengelolaan data lapangan.

 “ Peserta di didik cara berkomunikasi dengan baik, dan juga cara memberikan informasi cuaca melalui radio di wilayah mereka masing-masing,” jelasnya.

 Mahendra menambahkan, untuk bimtek kali ini diadakan kelas pertama, dimana jumlah peserta sendiri sebanyak 25 orang. Dan penyelenggara kegiatan tersebut adalah Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug Jakarta,bekerja sama dengan Otoritas Bandara (Otband) Wilayah 10 Merauke dan UPBU Nop Goliat Dekai sendiri sebagai tuan rumah.

 Selaku orang nomor satu di UPBU Nop Goliat Dekai, Setyani Mahendra berharap, setelah mengikuti bimtek ini para peserta diharapkan mampu memberikan informasi seperti UPBU yang sudah ada tenaga meteorologi.

 Sementara itu Didi Wahyudi perwakilan Otoritas Bandara (Otband)  Wilayah 10 Merauke menjelaskan, pihaknya melakukan Bimtek  bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug Jakarta. Dan materi yang diberikan diantaranya, weather of server (sistem cuaca), pengenalan radio telekomunikasi, dan penyampaian cuaca penerbangan guna keselamatan penerbangan.

 “ Untuk tahun-tahun yang akan mendatang banyak penerbangan perintis yang membutuhkan informasi yang berhubungan dengan cuaca keselamatan. Maka Otband dan BP3 bertanggung jawab penuh atas kegiatan ini, didukung oleh UPBU Nop Goliat Dekai dari operasional. Dan saya juga minta dukungan penuh dari pemerintah daerah agar kedepanya lebih baik,” pungkasnya.

 Wahyudi berharap, para peserta bimtek dapat memahami dengan baik materi-materi yang akan diberikan. Dan untuk sertifikasi dan lisensi sendiri akan ditindak lanjuti dengan didikan selanjutnya guna untuk memegang legalitas. Namun kata Wahyudi,  kegiatan tersebut dari BP3  curug jakarta sehingga tidak terlalu problema dalam hal legalitas.