Kisah
hidupnya adalah perjuangan panjang melawan sistem apartheid. Ia dipenjara
puluhan tahun di Robben Island. Mandela, aktivis gerakan demonstrasi,
meruntuhkan apartheid dan presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.
![]() |
| Nelson Mandela saat jadi seorang pengacara yang juga sebagai ketua ANC. (Sumber foto: DW) |
Bagi saya Madiba bukan hanya seorang
Tokoh inspiratif, tetapi juga yang meruntuhkan tembok pembatas. Dia juga
seorang Bapa, Suami, Pengacara, Pejuang, Pasukan Milisi hingga pemimpin dunia
yang-akan paling dikenang.
10 Mei 1994, momentum besar bagi
Afrika Selatan, mungkin yang terbesar dalam sejarahnya. Saat itu Nelson Mandela
menjadi presiden berkulit hitam pertama di Afrika Selatan. Dengan undang-undang
baru yang modern dan berakhirnya apartheid.
Sudah tentu banyak buku telah terbit
untuk mengisahkan perjalanan hidupnya, selain itu ada juga yang diangkat
menjadi film bergenre biograpi atau sejarah. Kisahnya telah diangkat menjadi
puluhan film televisi dan layar lebar.
Namun ada lima film layar lebar
yang wajib ditonton dan siapa tau bisa nonton di situs streaming online
masih bisa didapatkan.
1. "Goodbye Bafana"
(2007) .
Mandela diperankan secara apik oleh
Dennis Haysbert. "Goodbye Bafana" merupakan kisah nyata yang
menceritakan perjalanan seorang sipir berkulit putih yang menjadi penjaga
Mandela selama 27 tahun.
Dalam film arahan Bille August sang
sipir yang bernama James Gregory diperankan oleh Joseph Fiennes.
2. "Endgame" (2009)
"Endgame" bercerita
tentang berakhirnya rezim apartheid dalam skala yang lebih luas. Mandela yang
diperankan Clarke Peters terlibat diskusi panjang dengan tokoh aparthied
lainnya. Film berdurasi 109 menit disutradarai oleh Pete Travis.
3. "Invictus" (2009)
Dari sekian banyak film Mandela,
"Invictus" lah yang paling banyak meriah penghargaan. Film arahan
sutradara kondang Hollywood, Clint Eastwood, ini dinominasikan dalam 23
kategori perfilman internasional dan menyabet delapan diantaranya. Mandela
yang diperankan oleh aktor terkenal Morgan Freeman berperan sebagai Presiden
Afrika Selatan.
Dalam film berdurasi 134 menit
ini, Mandela berusaha keras menyatukan perbedaan warna kulit tim rugby Afsel
yang akan berlaga di Piala Dunia Rugby 1995. Usahanya berhasil dan Afsel
meraih trofil Piala Dunia Rugby setelah mengalahkan tim kuat Selandia Baru di
final.
Diluar kenyataan bahwa film ini
mendapatkan banyak penghargaan, usaha Mandela ini membuka mata dunia bahwa
olahraga tak bisa dibatasi dengan warna kulit. Foto saat Mandela
mengucapkan selamat pada Kapten Timnas Afsel Francois Pienaar,
yang berkulit putih, yang dalam film diperankan Matt Damon menjadi
kepingan emas persatuan umat manusia tanpa memandang suku, agama, ras dan
antar golongan.
4. "Winnie Mandela" (2011)
Pepatah mengatakan "Dibalik
pria yang kuat selalu ada wanita hebat", itulah yang mendasari
film"Winnie Mandela".
Film garapan Darrell Roodt yang
bergenre drama ini menceritakan perjalanan hidup Winnie Mandela dari masa
kecilnya, menikah dengan Mandela dan menjalani masa-masa berat selama
Mandela ditahan selama 27 tahun. Kali ini Mandela diperankan oleh
Terrence Howard.
5. "Mandela: Long Walk to
Freedom" (2013)
Dibandingkan film lainnya,
"Mandela: Long Walk to Freedom" menyoroti penderitaan Mandela baik
secara jiwa dan raga atau fisik secara lebih vulgar.
Kekerasan yang dialami Mandela sejak
kecil ketika hidup di daerah kumuh, kemudian ditangkap dan menghabiskan
masa produktifnya dalam penjara hingga akhirnya menjadi Presiden Afsel disusun
rapi oleh sutradara Justin Chadwick.
Sosok Idris Elba, pemeran Mandela,
yang hitam legam, berotot, dan ditampilkan lusuh menggambarkan
penderitaan Mandela yang sanggup bertahan dalam menghadapi kerasnya rezim
apartheid.
Jadi, jika berkesempatan tontonlah
salah satu filmnya


0 Comments